logoblog

Ketahui Pantangan Saat Hamil Muda

Ketahui Pantangan Saat Hamil Muda

Kehamilan

Kehamilan close
Dibaca:2174 close
Ketahui Pantangan Saat Hamil Muda
share

Ibu hamil muda dianggap berada dalam kondisi rawan karena berbagai perubahan yang terjadi pada tubuhnya. Pada trimester pertama kehamilan, ada banyak pantangan ibu hamil muda yang sebaiknya tidak diabaikan demi menjaga kesehatan ibu dan janin.

 

Kehamilan adalah hal yang personal bagi tiap ibu. Sehingga apa yang menjadi pantangan ibu hamil muda sebenarnya dapat berbeda-beda tergantung kepada kebutuhan masing-masing. Meski begitu, setidaknya seorang ibu harus memiliki panduan mengenai hal-hal apa saja yang sebaiknya tidak dilakukan di masa kehamilan, terutama di trimester pertama.

 

Membiarkan Diri Dikuasai oleh Emosi

Hamil muda, terutama jika ini merupakan kehamilan pertama, membuat wanita sering merasa emosional. Begitu juga jika Anda pernah mengalami keguguran. Meski begitu, jangan sampai perubahan mood yang tiba-tiba terus menguasai dan membuat Anda merasa tertekan. Rawat diri dan minta bantuan suami atau kerabat untuk membantu memenuhi kebutuhan yang tidak sanggup Anda penuhi sendiri.

Mengonsumsi Sembarang Obat

Obat bebas yang biasa dikonsumsi saat tidak hamil dapat menjadi berbahaya jika dikonsumsi saat hamil. Periksakan obat yang akan dikonsumsi agar tidak membahayakan janin.

Merokok dan Mengonsumsi Minuman Keras

Risiko bayi lahir prematur, keguguran, hambatan pertumbuhan janin, dan gangguan plasenta akan meningkat pada wanita perokok. Meski tidak merokok, sebaiknya hindari diri dari paparan asap rokok, dalam hal ini hindari menjadi perokok pasif. Asap rokok yang terhirup ibu hamil meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan di bawah normal.

 

Selain itu, tiga bulan pertama masa hamil adalah periode rawan bagi seorang ibu hamil terkait dengan minuman yang dikonsumsi. Hindari minuman keras karena dapat meningkatkan risiko keguguran pada ibu hamil.

 

Mengonsumsi Makanan dan Minuman Berkafein

Dua cangkir kopi instan atau setara dengan 200mg kafein per hari merupakan batas maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seorang ibu hamil. Namun, bila Anda meminum jenis brewed coffee, hanya dapat secangkir dalam sehari. Selain kopi, waspadai juga kandungan kafein di dalam cokelat, minuman berenergi, minuman soda, dan teh. Mengonsumsi kafein lebih dari 200mg dalam sehari dapat meningkatkan risiko keguguran.

 

Mengonsumsi Makanan dalam Porsi Besar dengan Terburu-buru

Naiknya kadar estrogen dan progesteron di dalam tubuh ibu hamil muda membuat mereka lebih sensitif terhadap bau-bauan tertentu, seperti aroma parfum, asap rokok, ataupun bau masakan. Aroma-aroma ini sering menjadi penyebab ibu hamil untuk merasa mual dan muntah, terutama di awal kehamilan. Penyebab lain bisa berasal dari hormon kehamilan yang mengendurkan katup antara kerongkongan dan lambung  sehingga dapat menyebabkan asam lambung naik dan memicu nyeri ulu hati. Oleh karena itu, makan terburu-buru menjadi salah satu pantangan ibu hamil.

 

Sebaliknya, ibu hamil muda dapat mengonsumsi makanannya dalam porsi lebih kecil, tetapi lakukan lebih sering. Sebaiknya hindari mengonsumsi minuman bersoda, buah atau jus jeruk, gorengan, dan makanan pedas. Mengonsumsi teh jahe dapat membantu sebagian wanita. Namun, diskusikan pada dokter Anda sebelum mengonsumsinya.

 

Masih Mengenakan Bra Biasa

Perubahan hormon setelah kehamilan turut menyebabkan perubahan pada tubuh ibu hamil, termasuk payudara yang menjadi lebih sensitif, bengkak, ataupun nyeri. Payudara biasanya menjadi terasa penuh dan berat sehingga Anda mungkin memerlukan bra khusus ibu hamil yang lebih kokoh menyangga payudara dan tidak menimbulkan rasa sakit.

 

Mengonsumsi Makanan Tidak Sehat

Lebih dari setengah wanita hamil mengalami lapar terus-menerus lebih dari biasanya. Tidak apa-apa untuk memakan camilan selama yang Anda konsumsi adalah camilan sehat berkalori rendah dan bukan camilan berlemak tanpa nutrisi. Selain itu, saat hamil, sistem pencernaan cenderung melambat sehingga dapat berujung kepada kondisi konstipasi.

 

Selama kehamilan, tingginya kadar hormon progesteron menyebabkan kontraksi otot yang memindahkan makanan melalui usus menjadi lebih lambat. Oleh karenanya, kecukupan konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan, serta air mineral untuk memenuhi kebutuhan serat tubuh tidak boleh terabaikan. Pola makan sehat adalah cara agar janin Anda mendapat nutrisi yang dibutuhkannya. Namun pada masa kehamilan, terutama trimester pertama, hindari makanan yang berisiko mengandung bakteri, parasit, atau racun, seperti telur setengah matang, keju, hati, ikan mentah, dan susu yang tidak terpasteurisasi.

 

Kurangi Penggunaan Pantyliner

Keputihan saat hamil adalah hal yang wajar. Leukorea atau cairan berwarna putih susu, umumnya tertinggal sebagai bercak di dalam celana dalam. Sebaiknya anda tidak perlu menggunakan pantyliner, anda cukup mengganti celana dalam apabila merasa kurang nyaman dengan lendir yang ada. Periksakan diri ke dokter jika cairan berubah warna menjadi hijau atau kuning, berbau, ataupun dalam jumlah terlalu banyak.

 

Hal-hal lain seperti berhubungan seksual dan berolahraga kadang-kadang dianggap menjadi pantangan ibu hamil muda. Padahal keduanya tetap bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh dan kemesraan dengan pasangan. Selama tidak ada komplikasi khusus, berhubungan seks di masa awal kehamilan tidak dilarang. Seringlah berkomunikasi dengan dokter atau bidan saat anda berkunjung untuk kontrol kehamilan.

Artikel Terkait

Amannya Berhubungan Saat Hamil Asalkan...

 Banyak Keraguan yang terjadi pada Ibu hami dan pasangan mengenai amannya berhubungan saat hamil asalkan kehamilan dalam kondisi normal. Jika kehamilan ... Selengkapnya

Ketahui Posisi Tidur yang Berbahaya Bagi Ibu Hamil dan Janin

Saat-saat hamil wanita hamil terkadang mengalami situasi yang luar biasa. Terlebih bagi kehamilan pertama maka akan menjadi pengalaman baru bagi ibu ... Selengkapnya

Doa Agar Cepat Hamil dan Mendapatkan Momongan

Bacaan doa agar cepat hamil yang akan kami share berikut ini merupakan doa-doa para Nabi kita yang memohon kepada Allah SWT ... Selengkapnya

Cara Mengatasi Rasa Mual Muntah Pada Trimester Pertama Ibu Hamil Tanpa Obat Dokter

Kondisi mual muntah pada ibu hamil bisa terjadi pada usia kehamilan di trimester pertama. Memang saat hamil muda sampai kehamilan berumur ... Selengkapnya


advertisement
Masih Hangat
 
Banyak Dilihat

Akhir Artikel

Buka Kategori Untuk Info Menarik Lainnya